SLIDE 1

belum ada isi-1

SLIDE 2

belum ada isi-2

SLIDE 3

belum ada isi-3

SLIDE 4

belum ada isi-4

SLIDE 5

belum ada isi-5

Tampilkan postingan dengan label Science n Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Science n Technology. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Desember 2010

Antipodes Map - Lokasi Permukaan Bumi Di Bawah Kita

Bro n Sis, Bapak Bapak dan Ibu Ibu, Kakak Kakak dan Adik Adik, Semuannya aja dah...pernah mikir kayak gini gak? "Bumi kan bulat, ya walau gak bulat sempurna. Nah seandainya isi bumi gak panas, ketika kita menggali lurus kebawah, tanpa belak belok, nanti kita akan muncul dimana ya?" Pernah gak? kalo pernah mungkin disini ada jawabannya. Kalo gak pernah? hmmm... ya coba deh mulai dipikirin pertanyaan itu tadi... Lokasi dimana berada di belahan bumi yang berlawanan dengan posisi kita dinamakan Antipode...Nah ada peta yang khusus memberikan jawaban lokasi yang tepat berada di bumi belahan seberang kita sana. Namanya Peta Antipode atau Antipode Map. Bro n Sis, Bapak Bapak dan Ibu Ibu, Kakak Kakak dan Adik Adik bisa melihatnya disini nih [Antipode Map].

Nah sebelum anda mencari sendiri, saya beritahu sedikit. Jika anda di pulau Jawa, maka anda sangat beruntung...horeeee...kenapa?Jika anda menggali lurus kebawah, darimanapun di pulau Jawa maka anda akan menemukan lokasi berupa daratan juga. Tepatnya didaerah Venezuela dan Kolombia. Jawa tengah ke timur masuk wilayah Venezuela, sedangkan jawa barat ke barat akan menemukan lokasi di Colombia. Kenapa beruntung? Coba jika anda menggali dari Aceh. Anda akan muncul dibawah laut Ecuador. nah lo..Ternyata sebagian besar daratan di permukaan bumi ini memiliki antipode berupa Lautan. Maklum lah, sebagian besar dari bumi ini kan Lautan...

Nah, sebelum bersiap menggali, anda mungkin membutuhkan Antipode Map agar anda tahu dimana lokasi anda akan muncul kelak. Sebelum menggali, juga dibutuhkan banyak persyaratan, seperti Paspor dan Visa. Jika tidak, mungkin baru sampai sana anda akan segera di Deportasi kembali. Enak kalo dideportasi lewar atas, misal naik pesawat. Nah kalo dideportasi lewat lubang galian saudara tadi gimana?

Penting! Saya menghimbau agar anda tidak benar benar berniat menggali , menyiapkan visa, pasport, ini hanya untuk menambah pengetahuan saja. Terimakasih.

Ini peta yang mungkin muncul jika antipode digambar dalam satu bidang. Nih...

Link Exchange

Link Exchange atau dikenal juga dengan sebutan tukeran link adalah upaya upaya dan usaha para blogger untuk meningkatkan eksistensi blognya. Trafik berusaha didongkrak naik, Google page rank juga berusaha di top up mendekati 10/10...WOW! walaupun mungkin tidak secepat laju Ferrari, tapi diakui Link Exchange memberikan andil dalam menaikkan ataupun meningkatkan trafik atau page rank blog kita. Nah maka dari itu sehingga bilamana mengapa akhirnya (?!#%^!&*^%) saya membuat sebuah tempat untuk ber Link Exchange ria. Nih ada disini...Silahkan sob.... Nah bagi yang mau ber "Exchange Link" dengan Blogeforia silahkan pasang Link Blogeforia di blog sobat...Nah kalo udah terus komentar disini langsung. Dijamin link sobat akan terpampang di B - X Link. Dan perlu sob ketahui, B - X Link di Blogeforia ada 2 lokasi, dan semua akan terisi sama. Sok atuh...mangga...

Kamis, 23 Desember 2010

Memberi Password pada Folder Komputer


Kadang kita perlu memiliki ruang yang sangat pribadi walaupun itu didalam barang pribadi kita. Maksudnya gini, misal dengan rumah. Kita punya rumah dari duit kita sendiri, nah. Didalam rumah itu bisa masuk banyak banget orang. Walaupun itu rumah kita. Makanya kita perlu sebuah ruangan yang sangat pribadi, sangat private jika kita ingin menyimpan barang barang yang sangat pribadi dan kita tidak mau orang bisa mengetahui, melihat, atau bahkan menggunakannya. Itulah kita membuat ruangan/kamar tertentudirumah. Nah jika cuma ruangan biasa saja maka setiap orang masih bisa masu keluar sesukanya walaupun sudah ada peringatan tertulis misalnya. Disinilah kita membutuhkan kunci untuk meng"lock" kamar tersebut. Nah jika di masukkan dalah hal per"komputer"an, jika kita memiliki file file yang sangat pribadi (file pribadi seperti apa silahkan dimaknai sendiri sendiri), kita perlu mengurungnya dalam sebuah kamar yang di komputer disebut folder. Nah jika tadi kamar biasa saja tidak cukup, sekarang kita membutuhkan kunci bagi kamar/folder itu tadi. So, ini ada sebuah aplikasi untuk memberikan keamanan / melindungi file file pribadi anda. Aplikasi itu adalah LockDir Folder Protection.

Jika anda berminat melindungi file file pribadi anda silahkan download LockDir disini.

Download LockDir.rar [614 Kb]

Jumat, 03 Desember 2010

Bagian Bagian Sungai

Jika kita mengikuti alur suatu sungai secara lengkap dari atas di bagian hulu, sampai di bawah di bagian muaranya, maka kita akan melihat bentuk sungai yang berbeda beda dari satu tempat ke tempat yang lain. Walaupun ternyata itu merupakan satu alur sungai yang sama. Hal ini benar, sungai di bagian hulu berbeda dengan sungai di bagian hilir, walaupun itu adalah satu sungai yang sama. Mengapa ini terjadi? Mungkin artikel ini akan sedikit banyak menjelaskan fenomena tersebut.

Sungai memiliki bentuk-bentuk yang berbeda antara bagian yang satu dengan bagian yang lain. Secara umum, sebuah sungai bisa dibagi menjadi tiga bagian. Bagian atas (hulu), tengah, dan bawah (hilir). Setiap bagian ini memiliki ciri khas, bentuk, dan aktivitasnya sendiri sendiri.

1. Bagian Hulu
Bagian hulu merupakan bagian awal dari sebuah sungai. Biasanya bagian ini terletak di pegunungan. Pada bagian ini, lembah sungai memiliki bentuk menyerupai huruf V. Ciri cirinya adalah, sungai sungai dibagian hulu memiliki aliran yang sangat deras dan sungai sungainya lumayan dalam. Hal ini di karenakan karena leteknya yang di daerah pegunungan yang memiliki kemiringan cukup curam. Sehingga air akan sangat cepat untuk mengalir ke bawah. Proses yang terjadi disini adalah proses erosi. Proses erosi sendiri diakibatkan oleh aliran yang sangat deras tadi. Karena aliran ini juga lah, air akan menggerus sungai dengan sangat cepat, sehingga lembah sungai ini membentuk huruf V.

2. Bagian Tengah
Bagian tengah adalah lanjutan dari bagian hulu tadi. Bagian tengah biasanya memiliki cirri lembah sungai membentuk huruf U. Hal ini dikarenakan kondisi lokasinya yang tidak curam lagi, melainkan landai. Hal ini mengakibatkan aliran air tidak begitu deras. Karena air tidak terlalu deras, maka proses erosi disini sidah tidak begitu dominan. Masih ada proses erosi, tetapi itu kecil sekali. Proses yang dominan terjadi di daerah ini adalah transportasi. Maksudnya adalah, hasil dari erosi yang terjasi di bagian hulu tadi, dibawa oleh air menuju ke daerah bawahnya, kearah hulu.

3. Bagian Hilir
Bagian hilir adalah bagian sungai terakhir, yang akhirnya bagian ini akan mengantar sungai itu ke laut (muara). Ciri cirri bagian ini adalah, lembah sungai disini tidak berbentuk V atau U lagi, tetapi lebih menyerupai huruf U yang lebar. Sungai di daerah hilir ini biasanya sudah ber-meander (Berliku liku). Di daerah ini proses yang dominan adalah sedimentasi. Artikel partikel hasil erosi di bagian hulu, yang kemudian di transportasi di bagian tengah, akan di endapkan di bagian hilir ini. Jika sungai bermuara di laut yang permukaan bawah lautnya landai, dan arus / gelombangnya tidak besar, maka kemungkinan akan terbentuk delta.

Selasa, 23 November 2010

Memasang Tombol Share Pada Setiap Postingan

Setelah cukup lama mengidam idamkan adanya tombol share di blog ini, akhirnya pada hari Selasa, tanggal 23 November 2010, tombol Share dapat nangkring juga di bawah setiap postingan blog ini. Mau pasang share yang bawaan blogger, eh ternyata gak akur ama template yang gwa pake di blog ini. Tombol share nya gak pada mau keluar. Semuanya sembunyi. Langsung aja gwa googling mencari cari cara asang tombol share itu. Dengan berbagai macam keyword, dan waktu yang cukup lama, tak kunjung ditemukan juga share impian gwa. Ketemunya cuma tombol tombol like Facebook dan Twitter aja. Sempat juga tanya ama seseorang, tapi tak kunjung dibalas pertanyaan itu. Akhirnya, ketika putus asa sudah menghinggapi, iseng iseng mengetikkan keyword yang kalo gak salah tulisannya gini "tombol share postingan". Dan dengan tidak niat, gwa mengklik dengan acak salah satu hasil pencariannya. Dan aku ikuti langkah langkahnya. Setelah beberapa langkah, ternyata tampilan tombol share idaman gwa muncul. Hmmm...Banyak basa basi amat ya... Oke langkah langkah yang gwa jalanin secara rincinya seperti ini...


  1. Masuk ke website Addthis
  2. Pada kolom Select your style, pilih tampilan tombol share yang akan kamu gunakan.
  3. Pada kolom Do you want analytics?, pilih NO, just give me the button.
  4. Tekan tombol Get your button.
  5. Copy html code yang muncul.
  6. Langkah selanjutnya adalah masuk ke edit html blog kamu. (Sudah biasa kan masuk edit HTML blog kamu)
  7. Centang chekbox expand template widget
  8. Cari <div class='post-footer-line post-footer-line-1'> dan paste kode html tadi diatasnya. Tampilan letaknya seperti yang ada di blog ini.
  9. Atau cari <div class='post-header-line-1'/> dan paste kode html tadi diatasnya. Sehingga letakknya akan ada di atas postingan.
  10. Atau juka tidak letakkan sesuai kemauan kamu, jika kamu sudah ahli dalah html code.
  11. Klik simpan template, dan lihat blog kamu. Gimana? puas?


Catatan :

Untuk mengatur posisi tombol share, jepit kode html yang kamu dapat tadi dengan kode html berikut.

<div style='text-align: right;'> ### </div>

### adalah tempat meletakkan kode html yang kamu dapat dari addthis.com

right dapat diganti dengan dapat diganti dengan center atau left.

Jumat, 15 Oktober 2010

Tanah Longsor

Longsoran merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan, ataupun percampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat dari terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng tersebut.

Faktor faktor yang mengontrol terjadinya proses pelongsoran itu sendiri ada yang berasal dari faktor faktor pengontrol gangguan kestabilan lereng, dan ada yang bersasal dari proses pemicu longsoran.

Faktor pengontrol gangguan kestabilan lereng:
  1. Penggundulan hutan, hal ini akan menyebabkan kekuatan tanah untuk mengikat air menjadi berkurang.
  2. Batuan endapan gunungapi dan batuan sedimen berukuran pasir dan campuran antara kerikil, pasir, dan lempung umumnya kurang kuat. Kerikil dan pasir sangat buruk dalam mengikat air. Sedangkan lempung, jika sudah jenuh, maka dia tidak akan mengikat air lagi.
  3. Jenis tanah yang kurang padat adalah tanah lempung atau tanah liat dengan ketebalan lebih dari 2,5 m dan sudut lereng cukup tinggi memiliki potensi untuk terjadinya tanah longsor terutama bila terjadi hujan. Selain itu tanah ini sangat rentan terhadap pergerakan tanah karena menjadi lembek terkena air dan pecah ketika hawa terlalu panas.
  4. Lereng atau tebing yang terjal akan memperbesar gaya pendorong. Lereng yang terjal terbentuk karena pengikisan air sungai, mata air, air laut, dan angin.
  5. Longsor banyak terjadi di daerah persawahan, dan ladang di lereng yang terjal. Pada persawahan, akar tanaman kurang kuat untuk mengikat butir tanah. Sedangkan untuk daerah ladang penyebabnya karena akar pohonnya tidak dapat menembus bidang longsoran yang cukup dalam.
Proses pemicu longsoran dapat berupa:
    1. Peningkatan kandungan air dalam lereng, air merenggangkan ikatan antar butir tanah. Menjadikan tanah tidak saling erat terikat satu sama lain.
    2. Getaran pada lereng, bisa karena gempa bumi, ledakan ataupun lainnya.
    3. Terlalu besarnya beban yang ditopang oleh suatu lereng, mengakibatkan lereng tidak kuat menahan beban yang ada diatasnya.
    4. Pemotongan kaki lereng secara sembarangan yang mengakibatkan lereng kehilangan gaya penyangga.
    5. Susutnya muka air yang cepat di danau dapat menurunkan gaya penahan lereng, sehingga mudah terjadi longsoran dan penurunan tanah yang biasanya diikuti oleh retakan.
Gangguan kestabilan lereng ini dikontrol oleh kondisi morfologi (kemiringan lereng), kondisi batuan/tanah penyusun lereng, dan kondisi air pada lereng. Tetapi walaudalam suatu lereng dinyatakan rawan longsor, karena gangguan kestabilan lereng tadi, namun lereng tersebut belum akan longsor jika tidak dipicu oleh proses pemicu longsoran.

Resiko dari longsor sendiri sebenarnya dapat dikurangi / diminimalisir. Hal hal yang dapat mengurangi resiko dari longsoran itu antara lain seperti :
    1. Tidak menempatkan pemukiman atau melakukan pembangunan di daerah rawan longsor.
    2. Mengurangi tingkat keterjalan lereng.
    3. Meningkatkan/memperbaiki dan memelihara drainase. Drainase sebaiknya cepat/lancar. Jangan sampai ada air yang meresap ke tanah terlalu banyak.
    4. Pembuatan bangunan penahan.
    5. Membuat terasering dengan system drainase yang tepat.
    6. Penghijauan dengan tanaman yang cocok dan dengan jarak yang cocok dengan keterjalan lereng .
    7. Sebaiknya dipilih tanaman lokal yang digemari masyarakat, dan tanaman tersebut harus secara teratur dipangkas ranting‐rantingnya/cabangcabangnya atau dipanen.
    8. Khusus untuk aliran butir dapat diarahkan dengan pembuatan saluran.
    9. Untuk runtuhan batu dapat dibuatkan tanggul penahan/tanaman penahan.
    10. Pengenalan daerah yang rawan longsor.
    11. Identifikasi daerah yang aktif bergerak, dapat dikenali dengan adanya rekahan rekahan berbentuk ladam (tapal kuda).
    12. Memperkuat pondasi bangunan (menggunakan pondasi tiang pancang).
    13. Melakukan pemadatan tanah disekitar perumahan.
    14. Penutupan rekahan rekahan diatas lereng untuk mencegah air masuk secara cepat kedalam tanah.
    15. Utilitas yang ada didalam tanah harus bersifat fleksibel.
    16. Relokasi jika diperlukan.

Ada 6 jenis tanah longsor, yakni: longsoran translasi, longsoran rotasi, pergerakan blok, runtuhan batu, rayapan tanah, dan aliran bahan rombakan. Jenis longsoran translasi dan rotasi paling banyak terjadi di Indonesia. Sedangkan longsoran yang paling banyak memakan korban jiwa manusia adalah aliran bahan rombakan. Longsoran Translasi, Longsoran translasi adalah ber‐geraknya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk rata atau menggelombang landai.
  1. Longsoran Rotasi, Longsoran rotasi adalah bergerak‐nya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk cekung.
  2. Pergerakan Blok, Pergerakan blok adalah perpindahan batuan yang bergerak pada bidang gelincir berbentuk rata. Longsoran ini disebut juga longsoran translasi blok batu.
  3. Runtuhan Batu, Runtuhan batu terjadi ketika sejum‐lah besar batuan atau material lain bergerak ke bawah dengan cara jatuh bebas. Umumnya terjadi pada lereng yang terjal hingga meng‐gantung terutama di daerah pantai. Batu‐batu besar yang jatuh dapat menyebabkan kerusakan yang parah.
  4. Rayapan Tanah, Rayapan Tanah adalah jenis tanah longsor yang bergerak lambat. Jenis tanahnya berupa butiran kasar dan halus. Jenis tanah longsor ini hampir tidak dapat dikenali. Setelah waktu yang cukup lama longsor jenis rayapan ini bisa menyebabkan iang‐tiang telepon, pohon, atau rumah miring ke bawah.
  5. Aliran Bahan Rombakan, Jenis tanah longsor ini terjadi ketika massa tanah bergerak didorong oleh air. Kecepatan aliran tergantung pada kemiringan lereng, volume dan tekanan air, dan jenis materialnya. Gerakannya terjadi di sepanjang lembah dan mampu mencapai ratusan meter jauhnya. Di beberapa tempat bisa sampai ribuan meter seperti di daerah aliran sungai di sekitar gunungapi. Aliran tanah ini dapat menelan korban cukup banyak.

Jumat, 08 Oktober 2010

Tsunami

Dalam tulisan saya kali ini saya akan mencoba menjelaskan secara singkat, sedikit tentang proses bagaimana tsunami itu terbentuk. Tsunami sebenarnya sama dengan ombak pada umumnya. Yaitu gelombang yang ada pada laut dalam, dan ketika mencapai zona pecah gelombang (breaker zone), maka gelombang tersebut akan pecah dan menghasilkan ombak. Jika gelombang yang ada hanya gelombang laut biasa, maka ombak yang dihasilkan juga akan berupa ombak yang biasa saja. Gelombang kecil akan menghasilkan ombak yang kecil. Ketika ombak kecil, maka pengaruh angin masih dapat mempengaruhi ombak tersebut.

Untuk Tsunami, gelombang yang datang menuju breaker zone bukan gelombang normal di laut tersebut. Gelombang yang datang merupakan gelombang yang berkali kali lebih besar dari gelombang laut umumnya. Gelombang besar seperti itu, memerlukan tenaga ataupun energi yang besar untuk membentuknya. Agak tidak mungkin jika gelombang yang bisa menimbulkan tsunami itu hanya dibentuk oleh tenaga angin (darat/laut). Meskipun ada beberapa hal yang bisa membentuk gelombang sebesar itu, namun pada umumnya tenaga atau energi yang normalnya membentuk gelombang besar tersebut adalah gempa tektonik dasar laut. Sehingga sebelum Tsunami terjadi, biasanya ada gempa yang cukup besar lebih dahulu terjadi. Mungkin, tidak ada tsunami yang datang tiba tiba tanpa ada gempa yang mendahuluinya. Tapi tidak semua gempa tektonik dasar laut akan menimbulkan tsunami. Diperlukan keadaan ideal untuk tsunami, sehingga tsunami tersebut terbentuk. Bila setelah terjadi gempa ada gejala air laut surut tiba tiba, maka kemungkinan terjadinya tsunami sangat besar. Dengan gejala gejala tersebut, maka tercipta sebuah early warning untuk tsunami. Dengan early warning ini, diharapkan dampak dari tsunami dapat di minimalisir.

Berikut ini gambar proses terjadinya tsunami.

  1. Air laut dalam keadaan normal.

  2. Sebuah patahan di dasar laut beraktivitas, menyebabkan gempa bumi tektonik. Ketika patahan ini bergerak, maka aka ada ruang yang kosong karena gerakan patahan tersebut. Hal ini mengakibatkan air laut yang ada di atasnya akan mengisi daerah yang kosong ini. Kemudian, ini menyebabkan adanya kekosongan air laut di daerah atas patahan tersebut. Secara otomatis air laut di daerah pantai akan mengisi kekosongan ini. Sehingga air laut di daerah pantai mengalami surut secara tiba tiba.

  3. Pergerakan air laut saling isi mengisi ini akan menyebabkan banyaknya pergerakan air laut dalam massa yang sangat besar. Pergerakan pergerakan ini akan menimbulkan gelombang laut yang sangat besar di tengah laut. Kemudian gelombang gelombang ini akan bergerak kesegala arah.

  4. Bila gelombang itu bergerak ke laut dalam (samudra), maka gelombang laut itu tidak akan berbahaya. Namun ketika gelombang besar itu bergerak ke arah darat, maka ketika gelombang besar itu mencapai breaker zone, gelombang besar tersebut akan pecah, menghasilkan ombak yang sangat besar. Ombak besar inilah yang biasa disebut Tsunami.

Minggu, 26 September 2010

Teori Geopolitik Ratzel, Hausofher, dan McKinders

“Negara seperti halnya organisme yang hidup, selalu harus tumbuh dan berkembang. Jika tidak tumbuh dan berkembang akan mati”. Friedrich Ratzel (1844-1904)

”Siapa pun yang bisa menguasai Heartland maka ia akan mampu menguasai World Island”. Karl Ernst Hausofher (1896-1946)

” Barang siapa menguasai Eropa Timur dia akan memegang kendali Heartland, barang siapa menguasai Heartland dia akan menguasai World Island, dan barang siapa menguasai World Island dia akan menguasai dunia”.
Sir Halford Mackinders (1861-1947)

Friedrich Ratzel mengatakan bahwa sebuah negara sama halnya seperti sebuah organisme. Organisme membutuhkan ruang untuk hidup, begitu pun sebuah negara. Negara memerlukan ruang yang cukup untuk bisa tumbuh dengan maksimal. Semakin besar ruang geografi yang ditempati oleh suatu negara, maka makin besar pula kemungkinan negara tersebut untuk tumbuh. Sama halnya dengan organisme, hukum alam juga berlaku dalam perkembangan negara tersebut. Hanya bangsa yang unggul yang akan tetap eksis/bertahan dalam kelangsungan hidupnya. Bukan hanya bisa untuk mengembangkan dirinya, tapi sebuah negara juga harus dapat mengimbangi atau malah mengungguli perkembangan negara lainnya. Bangsa yang lemah akan tertinggal dari bangsa yang lain. Teori Ratzel ini menimbulkan negara negara yang sudah berkembang lebih dulu pada masa itu seperti Jerman, aktif melakukan ekspansi ke negara negara lain. Dampak negatifnya adalah timbulnya paham chauvinisme. Chauvinisme adalah paham yang manganggap bahwa kelompaknya adalah yang benar. Dan yang lainnya adalah salah. Paham ini sangat mungkin menimbulkan perselisihan sampai kekerasan dengan kelompok kelompok yang tidak sepaham dengan kelompoknya, apalagi dengan kelompok yang berseberangan paham dengan kelompoknya.
Karl Hausofher menyatakan bahwa penguasa dari Heartland akan dapat menguasai World Island. Hausofher sebenarnya hanya mengadaptasi dari teori Mackinder tentang Heartland dan World Island. Keduanya sama sama berpandapat bahwa untuk menguasai dunia harus menguasai World Island, dan untuk menguasai World Island harus menguasai Heartland. Hanya saja Hausofher mengatakan bahwa Heartland yang dimaksud adalah Asia Tengah dengan World Islandnya adalah kawasan timur tengah. Sedangkan Mackinder menganggap bahwa Heartland adalah Rusia/Eropa Timur dan World Islandnya adalah Eurasia. Kedua anggapan ini didasarkan pada ketersediaan minyak bumi yang melimpah baik di timur tengah maupun di Rusia.

Rabu, 07 April 2010

Shortcut pada Windows

System Windows menggabungkan antara penggunaan hardware keyboard dan juga mouse. Tanpa kedua hardware tersebut, maka kita akan mengalami kesulitan untuk mengoperasikan komputer Sistem Operasi Windows. Kita mungkin masih bisa mengoperasikan komputer bila keyboard mengalami gangguan dan tidak bisa digunakan. Walaupun dengan kondisi yang terbatas. Tidak bisa leluasa mengetik. Walaupun sudah disematkan program On Screen Keyboard. Namun, bila mouse nya yang mengalami gangguan, atau tidak bisa digunakan, maka kita akan benar benar kesulitan. lain halnya jika kita sudah mahir menggunakan shortcut shortcut ataupun kombinasi kombinasi tombol keyboard untuk menjalankan komputer berbasis Windows. Nah ini ada sedikit banyak macam macam kombinasi ataupun shortcut keyboard untuk menjalankan Sistem Operasi Windows.

General Keyboard Shortcut
Press To
CTRL+C Copy.
CTRL+X Cut.
CTRL+V Paste.
CTRL+Z Undo.
DELETE Delete.
SHIFT+DELETE Delete selected item permanently without placing the item in the Recycle Bin.
CTRL while dragging an item Copy selected item.
CTRL+SHIFT while dragging an item Create shortcut to selected item.
F2 Rename selected item.
CTRL+RIGHT ARROW Move the insertion point to the beginning of the next word.
CTRL+LEFT ARROW Move the insertion point to the beginning of the previous word.
CTRL+DOWN ARROW Move the insertion point to the beginning of the next paragraph.
CTRL+UP ARROW Move the insertion point to the beginning of the previous paragraph.
CTRL+SHIFT with any of the arrow keys Highlight a block of text.
SHIFT with any of the arrow keys Select more than one item in a window or on the desktop
CTRL+A Select all.
F3 Search for a file or folder.
ALT+ENTER View properties for the selected item.
ALT+F4 Close the active item, or quit the active program.
ALT+Enter Displays the properties of the selected object.
ALT+SPACEBAR Opens the shortcut menu for the active window.
CTRL+F4 Close the active document
ALT+TAB Switch between open items.
ALT+ESC Cycle through items in the order they were opened.
F6 Cycle through screen elements in a window or on the desktop.
F4 Display the Address bar list in My Computer or Windows Explorer.
SHIFT+F10 Display the shortcut menu for the selected item.
ALT+SPACEBAR Display the System menu for the active window.
CTRL+ESC Display the Start menu.
ALT+Underlined letter in a menu name Display the corresponding menu.
F10 Activate the menu bar in the active program.
RIGHT ARROW Open the next menu to the right, or open a submenu.
LEFT ARROW Open the next menu to the left, or close a submenu.
F5 Refresh the active window.
BACKSPACE View the folder one level up in My Computer or Windows Explorer.
ESC Cancel the current task.

Dialog Box Keyboard Shortcut
Press To
CTRL+TAB Move forward through tabs.
CTRL+SHIFT+TAB Move backward through tabs.
TAB Move forward through options.
SHIFT+TAB Move backward through options.
ALT+Underlined letter Carry out the corresponding command or select the corresponding option.
ENTER Carry out the command for the active option or button.
SPACEBAR Select or clear the check box if the active option is a check box.
Arrow keys Select a button if the active option is a group of option buttons.
F1 Display Help.
F4 Display the items in the active list.
BACKSPACE Open a folder one level up if a folder is selected in the Save As or Open dialog box.

Natural Keyboard Shortcut
Press To
Win-button Display or hide the Start menu.
Win-button + BREAK Display the System Properties dialog box.
Win-button + D Show the desktop.
Win-button + M Minimize all windows.
Win-button + Shift + M Restores minimized windows.
Win-button + E Open My Computer.
Win-button + F Search for a file or folder.
CTRL + Win-button + F Search for computers.
Win-button + F1 Display Windows Help.
Win-button + L Lock your computer.
Win-button + R Open the Run dialog box.
Win-button + U Open Utility Manager.
App-Key Display the shortcut menu for the selected item.

Accesibility Keyboard Shortcut
Press To
Right SHIFT for eight seconds Switch FilterKeys on and off.
Left ALT +left SHIFT +PRINT SCREEN Switch High Contrast on and off.
Left ALT +left SHIFT +NUM LOCK Switch MouseKeys on and off.
SHIFT five times Switch StickyKeys on and off.
NUM LOCK five second Switch ToggleKeys on and off.
App-button + U Open Utility Manager.

Windows Explorer Keyboard Shortcut
Press To
END Display the bottom of the active window.
HOME Display the top of the active window.
NUM LOCK+ASTERISK on numeric keypad Display all subfolders under the selected folder.
NUM LOCK+PLUS SIGN on numeric keypad (+) Display the contents of the selected folder.
NUM LOCK+MINUS SIGN on numeric keypad (-) Collapse the selected folder.
LEFT ARROW Collapse current selection if it's expanded, or select parent folder.
RIGHT ARROW Display current selection if it's collapsed, or select first subfolder.

Win-Button = Tombol logo windows di keyboard.
App-key = Tombol aplikasi di keyboard (biasanya di antara alt dan ctrl kanan).
Tidak semua keyboard dilengkapi kedua tombol ini.

Itulah sedikit banyak tentang Shortcut pada Windows. Semoga Bermanfaat.

Jumat, 19 Maret 2010

Angin Lokal

Angin Lokal dapat terjadi dikarenakan adanya perbedaan suhu (sama seperti angin lainnya) yang bersifat lokal saja. Artinya angin ini hanya mempengaruhi daerah cakupan yang kecil saja. Angin lokal juga hanya berada pada lapisan troposfer bagian bawah saja. Ada banyak contoh angin lokal. Beberapa contoh angin lokal berskala harian yang ada antara lain 2 pasangan angin ini, angin darat dengan angin laut, dan angin lembah dan angin gunung.

Angin Darat dan Angin Laut

Angin darat dan angin laut sangat dipengaruhi oleh perbedaan fisis antara daratan dan lautan. Perbedaan fisis tersebut dapat dilihat seperti berikut ini.
- Laut memiliki kapasitas panas lebih besar dari darat.
- Laut lebih banyak memantulkan sinar matahari daripada darat.
- Energi matahari dapat masuk kedalam laut sampai kedalaman yang cukup dalam dengan bantuan arus, sedangkan di darat, energi matahari hanya dapat masuk beberapa centimeter saja.

Dari perbedaan perbedaan sifat fisis tersebut, maka jelas terlihat bahwa darat akan lebih cepat panas di siang hari jika dibandingkan dengan laut, dan sebaliknya, dimalam hari, darat akan lebih cepat dingin daripada laut. Secara singkat, darat lebih cepat menyimpan panas, dan juga lebih cepat melepaskan panas.

Pada siang hari, udara di atas daratan akan lebih panas daripada udara di atas lautan. Hal ini menyebabkan tekanan udara di atas darat menjadi lebih rendah daripada tekanan udara di atas laut. Menuruti sifat udara yang bergerak dari tekanan yang lebih tinggi menuju tekanan yang lebih rendah, maka udara akan bergerak dari laut ke darat. Inilah yang disebut angin laut.

Sedangkan pada malam hari, udara di atas daratan akan lebih dingin daripada udara diatas lautan. Tekanan udara di atas daratan menjadi lebih tinggi daripada tekanan udara di atas laut. Sehingga angin berhembus dari darat ke laut. Inilah yang disebut angin darat.

Angin laut biasanya berhembus mulai sekitar pukul 10.00, dan mencapai maksimal pada pukul 14.00. Setelah melewati pukul 14.00 angin akan menurun hingga pukul 20.00. Lalu akan digantikan oleh angin darat. Kekuatan angin darat dan laut sendiri sangat dipengaruhi oleh perbedaan suhu antara laut dan darat. Semakin besar perbedaan suhunya, maka kekuatan angin akan semakin besar.

Di Indonesia sendiri, angin laut dapat terjadi sepanjang tahun. Berbeda dengan Negara Negara di lintang menengah dan tinggi. Walaupun di Indonesia pengaruh angin musim cukup besar, tetapi pengaruh angin laut masih bisa dirasakan. Seperti nelayan yang memanfaatkan angin darat untuk pergi melaut, dan angin laut untuk pulang ke daratan.



Angin Lembah dan Angin Gunung

Berbeda dengan angin darat dan angin laut, angin lembah dan angin gunung lebih dikarenakan perbedaan tekanan udara antara puncak pegunungan / gunung, dengan lembahnya. Pada malam hari, puncak gunung akan lebih dingin dari lembahnya, sehingga angin bergerak dari puncak menuju lembah atau tanah yang lebih rendah. Inilah yang disebut angin gunung. Sedangkan di diang hari, kondisi lereng lereng gunung dan puncak gunung yang di sinari matahari, akan menjadi lebih panas dari daerah lembah, sehingga angin bergerak dari lembah menuju tempat tempat yang lebih tinggi.



Minggu, 14 Maret 2010

Laut Selatan dan Rip Current

Pantai selatan sangat sering menelan korban. Banyak sudah korban yang tenggelam, terseret arus ke laut. Masyarakat mempercayai adanya penguasa laut selatan yaitu Nyi Roro Kidul. Mereka menganggap bahwa mereka yang hanyut terbawa arus, berarti dijadikan budak oleh Nyi Roro Kidul. Itulah pandangan masyarakat, khususnya masyarakat di daerah pantai selatan. Kali ini saya tidak akan membahas tentang Laut Selatan dengan legenda Nyi Roro Kidulnya. Tapi, pada kesempatan ini saya akan membahas tentang bagaimana karakter pantai di laut selatan (diambil contoh pantai Parangtritis) dan banyaknya korban jiwa yang terseret arus di pantai selatan.

Banyaknya korban yang tenggelam di pantai parangtritis secara kondisi fisik pantainya bisa dijelaskan secara logis sebagai berikut. Pertama tama perhatikan gambar berikut.



Gambar tersebut adalah foto udara dari pantai Parangtritis, dimana Paangtritis terlihat dari atas. Terlihat digambar garis pantai Parangtritis yang bergelombang membentuk gelombang. Membentuk tanjung dan teluk yang beriringan. Dan perhatikan juga riak gelombang di setiap teluk. Terlihat bahwa riak gelombang yang berada di depan teluk teluk, riak gelombangnya menjorok kea rah laut lepas. Inilah yang disebut arus meretas pantai atau dikenal dengan sebutan rip current. Arus inilah yang berbahaya. Karena arus ini berkekuatan berkali kali lipat dari arus arus balik ke laut biasanya. Karena arus ini merupakan akumulasi dari beberapa arus yang akan berbalik kembali menuju laut lepas. Untuk lebih jelasnya tentang rip current, bisa dilihat dibawah ini.



Gambar diatas menjelaskan skema terjadinya rip current. Syarat terjadinya rip current adalah adanya sebuah teluk besar atau sebuah teluk yang diapit oleh dua tanjung seperti gambar tersebut. Gelombang yang datang dari laut lepas menuju pantai, akan dipantulkan oleh dinding dinding tanjung. Kemudian arus arus ini akan saling bertemu dan terakumulasi di suatu titik. Kemudian akumulasi dari beberapa arus ini akan bergerak kembali ke tengah laut dalah massa yang tidak seperti arus biasa. Dengan tenaga yang lebih besar maka arus ini akan dengan mudah menarik orang yang berenang di daerah tersebut. Rip current sendiri biasanya bukan merupakan arus permukaan. Artinya, arus ini merupakan arus dasar laut. Arus ini kembali ke laut lepas menggunakan jalur bawah, dibawah arus yang datang menuju pantai. Sehingga selain berbahaya dengan tenaganya yang berkali kali lipat dari arus biasa, arus ini juga berbahaya karena arus ini akan menyedot orang yang berenang di daerahnya ke dalam laut. Setelah berada di kedalaman, baru arus ini akan bergerak kebali ketengah laut.

Tetapi pada kenyataannya tidak sesederhana seperti yang dijelaskan diatas. Mungkin di daerah yang memiliki teluk yang diapit dua tanjung, tidak terjadi rip current ini. Tetap sebaliknya, didaerah tanpa dua tanjung, bisa saja rip current ini terbentuk. Banyak faktor faktor lain yang perlu diperhitungkan, seperti arah datangnya arus laut, kondisi dari pantai itu sendiri, dan lainnya.

Ini hanya sedikit pengetahuan tentang rip current, arus laut yang berbahaya. Semoga dengan sesuatu yang sedikit ini bisa berguna bagi anda.

Jumat, 12 Maret 2010

Browsing Manggunakan Opera Mini di Komputer

Para pengguna layanan broadband limited dengan koneksi lemot, pengguna layanan broadband dengan koneksi cepet tapi limited, atau penggguna layanan broadband unlimited dengan koneksi yang lemot, ada sedikit jalan keluar untuk mengatasi masalah anda. Caranya adalah mengurangi beban halaman yang anda buka. Salah satu caranya adalah menggunakan browser opera mini pada computer anda. Opera mini akan membuat beban yang di download ketika anda membuka halaman menjadi lebih kecil dan mempercepat proses tentunya karena yang di download lebih kecil. Tapi jelas, halaman yang akan tampil tidak sama dengan halaman yang tampil pada browser browser computer seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, atau browser browser lainnya. Halaman yang akan tampil justru seperti halaman jika anda browsing lewat handphone. Jika anda berminat, ikuti langkah langkah berikut ini.

Ada tiga aplikasi yang perlu anda miliki, yaitu JRE (Java Runtime Environment), Microemulator, dan tentunya aplikasi Opera Mini (dengan 2 tipe file, yaitu .jar dan .jad). Jika belum memilikinya, anda bisa mendownload disini.

Download Java Runtime Environment


Download Microemulator


Download Opera Mini

*atau cari sendiri

Jika semua aplikasi yang anda butuhkan sudah anda miliki semua, anda tinggal menginstalnya. Langkah langkahnya adalah sebagai berikut.
1. Instal aplikasi Java Runrime Environment
2. Extract Microemulator di C:\microemulator\ (hanya contoh, bisa dimanapun)
3. Taruh opera mini (.jar dan .jad) dalam C:\microemulator\apps
3. Buka file C:\microemulator\microemulator.jar
5. Klik file -> open MIDlet file
4. Cari Opera Mini anda tadi di C:\microemulator\apps
5. Pilih Opera Mini yang .jar dan klik open
5. Klik start
6. Jika anda keluar dari Microemulator, ketika anda masuk lagi, anda tinggal mengklik file -> recent MIDlets, disitu adalah link opera mini yang anda buka tadi.

Anda bisa mengatur ukuran layar microemulator anda dengan mengklik tombol rezise. Masukkan nilai lebar dan tinggi. Kemudian klik Ok. Atau secara langsung dengan men-drag tepi tepi jendela microemulator.

Semoga Bermanfaat.

Selamat Mencoba.

Ni ada sedikit screenshotnya


Kamis, 04 Maret 2010

Prinsip Prinsip Ekologi

Ada 14 Prinsip dalam Ilmu Lingkungan yang merupakan satu kesatuan antara satu dengan yang lain. Ke empat belas prinsip tersebut ialah seperti tertera berikut:

Prinsip ke-1
Semua energi yang memasuki sebuah organisma (hidup), populasi atau ekosistem, dapat dianggap sebagai energi yang tersimpan atau terlepaskan. Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, tetapi tidak dapat hilang, dihancurkan atau diciptakan.

Prinsip ke-2
Tak ada sistem pengubahan energi yang betul betul cermat.

Prinsip ke-3
Materi, Energi, Ruang, Waktu, dan Keaneka-ragaman adalah kategori sumber alam.

Prinsip ke-4
Untuk semua kategori sumber alam, kalau pengadaan sumber itu sudah cukup tinggi, pengaruh unit kenaikannya sering menurun dengan penambahan sumber alam itu sampai ke suatu tingkat maksimum. Melampaui batas maksimum ini, takkan ada pengaruh yang menguntungkan lagi. Untuk semua kategori sumber alam (Kecuali Keaneka-ragaman dan Waktu) kenaikan pengadaan sumber alam yang melampaui batas maksimum, bahkan akan mempunyai pengaruh yang merusak karena kesan peracunan. Ini adalah prinsip penjenuhan. Untuk banyak fenomena sering berlaku kemungkinan penghancuran yang disebabkan oleh pengadaan sumber alam yang sudah mendekati batas maksimum.

Prinsip ke-5
Ada dua jenis sumber alam dasar, yaitu sumber alam yang pengadaannya dapat merangsang penggunaan seterusnya dan ada pula sumber alam yang tidak mempunyai daya rangsang penggunaan lebih lanjut.

Prinsip ke-6
Individu dan spesies yang mempunyai lebih banyak keturunan daripada saingannya, cenderung berhasil mengalahkan saingannya itu.

Prinsip ke-7
Kemantapan keanekaragaman suatu komunitas lebih tinggi di alam lingkungan yang mudah diramal.

Prinsip ke-8
Bahwa sebuah habitat (Lingkungan hidup) itu dapat jenuh atau tidak oleh keanekaragaman takson. Hal itu bergantung pada bagaimana niche dalam lingkungan hidup itu dapat memisahkan takson tersebut.

Prinsip ke-9
Keaneka-ragaman komunitas apa saja sebanding dengan biomasa dibagi produktivitasnya.

Prinsip ke-10
Perbandingan (rasio) antara biomasa dengan produktivitas (B/P) naik dalam perjalanan waktu pada lingkungan yang stabil hingga mencapai sebuah asimtot.

Prinsip ke-11
Sistem yang sudah mantap (dewasa) mengeksploitasi sistem yang belum mantap (belum dewasa).

Prinsip ke-12
Kesempurnaan adaptasi suatu sifat atau tabiat bergantung kepada kepentingan relatifnya dalam keadaan suatu lingkungan.

Prinsip ke-13
Lingkungan yang secara fisik stabil memungkinkan berlakunya penimbunan keanekaragaman biologi dalam ekosistem yang mantap (dewasa), yang kemudian dapat menggalakkan kestabilan kepada populasi.

Prinsip ke-14
Derajat pola keteraturan naik turun populasi bergantung kepada jumlah keturunan dalam sejarah populasi sebelumnya yang nanti akan mempengaruhi populasi itu.

Kalau mau di hafal ya silahkan....
sok atuh.....
mangga....

Jumat, 26 Februari 2010

Geologi dan Cabang Cabang Ilmunya

Geologi berasal dari kata geo dan logos. geo yang berarti bumi dan logos yang berarti pengertian. Secara etimologi, geologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari lapisan lapisan batuan yang berada di dalam bumi beserta susunannya.


Pengertian lain Geologi

Geologi dapat diartikan sebagai ilmu yang berhubungan dengan bumi, meneliti sejarahnya dengan kehidupan yang ada, susunan keraknya,bangun dalamnya, berbagai gaya yang bekerja padanya, dan evolusi yang dialaminya. (Purbohadiwijoyo, 1992)

Geology is the study of the Earth as a whole, its origin, structure, composition, and history (including the development of live), and the nature of the processes, which have given rise to its present state (Whitte and Brooks, 1979)

Geology is the study or the science of the Earth, its history, and its life as recorded in the rocks, included the study of the geologic features of an area, such as the geometry of the rock formations, weathering and erosion, and sedimentation (Parker, 1997)

Geologi mempelajari bmi, terutama asal usulnya, sejarah perkembangan, materi penyusun, proses yang telah, sedang, dan akan terjadi, struktur serta makhluk hidup yang pernah hidup pada waktu lampau geologi.

Cabang Cabang Ilmu Geologi

Kristalografi yaitu ilmu yang mempelajari kristal dan mineral
Mineralogi yaitu ilmu yang mempelajari mineral
Petrologi yaitu ilmu yang mempelajari asal mula batuan
Petrologi Sedimen yaitu ilmu yang mempelajari batuan sedimen
Geologi Struktur yaitu ilmu yang mempelajari sikap, bentuk, dan tatanan batuan pada kerak bumi
Geologi Fisikal yaitu ilmu yang mempelajari proses eksternal dan internal, seperti erosi, deposisi, dan aktivitas gunung berapi
Sejarah Geologi yaitu ilmu yang mempelajari kronologi peristiwa dari perkembangan bumi
Stratigrafi yaitu ilmu yang mempelajari urutan dan kronologi dari lapisan batuan
Paleontologi yaitu ilmu yang mempelajari kehidupan
Geofisika yaitu ilmu yang mempelajari sifat fisika material pembentuk kerak bumi
Geokimia yaitu ilmu yang mempelajari sifat kimia material pembentuk kerak bumi
Geologi Ekonomi yaitu ilmu yang mempelajari kegunaan praktis dari material geologis
Gelogi Tambang yaitu ilmu yang mempelajari masalah jebakan material dan hubungannnya dengan pertambangan
Geologi Bijih yaitu ilmu yang berkaitan dengan geologi dan jebakan bijih
Geologi Lapangan yaitu ilmu yang mempelajari penyelidikan geologi dilapangan
Geologi Foto yaitu ilmu yang mempelajari tekhnik interpretasi foto dalam bidang geologi


Senin, 22 Februari 2010

Pemanasan Global Bekukan Eropa?

Pernah saya membaca artikel tentang pemanasan global. Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa salah satu dampak yang bisa ditimbulkan dari pemanasan global adalah membekunya eropa. Apa betul?


Pemanasan Global adalah fenomena naiknya suhu permukaan bumi karena meningkatnya efek rumah kaca. Efek Rumah Kaca atau Greenhouse Effect merupakan istilah yang pada awalnya berasal dari pengalaman para petani di daerah beriklim sedang yang menanam sayur-mayur dan biji-bijian di dalam rumah kaca. Pengalaman mereka menunjukkan bahwa pada siang hari waktu cuaca cerah, meskipun tanpa alat pemanas suhu di dalam ruangan rumah kaca lebih tinggi dari pada suhu di luarnya. ( Foley, 1993).

Inilah yang terjadi pada bumi. Gas gas seperti CO2 tekumpul di atmosfer yang akan menyerap panas dari radiasi sinar matahari yang telah dipantulkan oleh bumi. Padahal saat sinar matahari datang ke bumi, bumi telah menyerap panas yang dibawa oleh sinar matahari. Sehingga panas yang ada di bumi akan meningkat.

Tapi ada sebuah perhitungan tentang gas gas penyebab efek rumah kaca yang menyatakan bahwa Eropa justru akan bertambah dingin daripada kondisi normalnya akibat pemanasan global. Sebelumnya kita perlu tahu tentang Great Ocean Conveyor Belt. Great Ocean Conveyor Belt adalah sebuah sirkulasi laut global yang di dalamnya terjadi pemindahan energi panas yang diserap oleh laut daerah tropis (radiasi relative tetap sepanjang tahun) ke laut daerah lintang lebih tinggi (radiasi matahari sedikit berbeda pada musim dingin dan panas akibat sumbu rotasi bumi yang membentuk sudut 23.5 derajat terhadap garis edarnya).

Akibat suhu yang dingin di sekitar kutub utara khususnya Greenland, maka akan terjadi pembekuan air laut. Pembekuan air laut ini tidak mengikat garam. Sehingga garam terlepas dari pembekuan ini. Pelepasan garam ini akan membuat salinitas air laut menjadi lebih tinggi sehingga densitas air laut pun jadi lebih tinggi pula. Akibat dari densitas air laut yang tinggi, massa air laut akan turun (dikenal dengan nama sinking atau downwelling). Kekosongan akibat turunnya massa air laut ini akan diisi oleh massa air laut di sekitarnya, yaitu dari daerah lintang yang lebih rendah atau daerah tropis. Air laut di tropis yang hangat inilah yang menjadikan iklim di lintang menengah dan tinggi tetap cukup hangat.

Sedangkan pemanasan global akan menyebabkan terjadinya pencairan es di kutub. Pencairan es di kutub ini menyebabkan bertambahnya jumlah air laut di daerah itu yang berarti terjadi pengenceran air laut di daerah tersebut. Akibatnya, densitas air laut daerah tersebut menjadi berkurang sehingga proses sinking atau downwelling pun akan melemah. Melemahnya proses ini akan mengurangi jumlah air hangat yang masuk dari daerah tropis. Akibatnya, iklim di lintang menengah dan tinggi tidak lagi sehangat sebelumnya, dan ini yang akan memicu terjadinya Eropa yang membeku dalam jangka panjang.