Rabu, 01 Desember 2010

Lahar Dingin Merapi


Setelah merapi meletus, sekarang status merapi masih AWAS. Hanya saja aktivitas nya yang telah turun. Saat meletus, bahaya awan panas, hujan abu, menjadi perhatian. Tetapi sekarang, ketika masuk bulan Desember, curah hujan meningkat, maka lahar dingin juga akan memiliki nilai bahaya yang tinggi juga. Terutama jika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur puncak merapi. Kondisi di atas yang telah rusak, membuat daerah tersebut tidak memiliki tempat untuk menyimpan air hujan yang turun. Air hujan langsung mengalir ke bawah di atas permukaan. ditambah dengan material material debu, pasir, hingga batuan besar akan terbawa. Aliran akan melalui sungai. Sehingga sungai sungai yang berhulu di daerah merapi juga menjadi daerah rawan bencana. Berikut ada sedikit gambar di daerah saya.

Daerah berikut sebenarnya bukanlah sungai. Seharusnya adalah persawahan. Hanya ada sungai kecil yang lebarnya hanya sekitar 1 meter. Tiba tiba menjadi daerah aliran air yang lebar di salah satu bagiannya mencapai lebih dari 15 meter. Sebenarnya gambar berikut adalah sawah yang telah ditanami lombok. Lombok lombok yang siap panen, tiba tiba hancur diterjang lahar dingin yang datang dengan tiba tiba pada hari Senin, 29 Nopember 2010, sore hari. Dan disana, sewaktu saya berkunjung, ternyata banyak sekali orang yang datang untuk melihatnya. bahkan ada ya jauh jauh datang memang untuk melitanya. Sehingga penduduk lokal ada yang berinisiatif mendirikan warung warung non permanen. Selain para pengunjung, warga sekitar juga banyak yang menambang pasir. Tetap ada rejeki yang mengalir bersama bencana.

Gak jelas ya gambarnya. Mau ngupload video juga sih niatnya. Tapi type file nya gak support. Lain kali aja.

Nih gambarnya..